
Hallo... namaku tanu suhendrawan,ST,MBO sarjana teknik, Master by Oriflame. Sedikit sharing bahwa dulu saya pernah dibilang bencong lhoo.. Saya dulu kuliah jurusan elektro di untar dan dikelas cewenya hanya 5 orang. Saya juga pernah dibilang paling hanya dapat bonus sekali, atau di katakan bahwa bisnis ini ada waktunya saja nanti hilang sendiri , kaya SPG atau SPB saja, ada pula yang bilang ; saya aja gagal apalagi kamu. T...
Pada mulanya saya tidak mengerti peluang LUAR BIASA biasa Oriflame. Karena tidak mengerti saya lebih memilih MLM lain ** dan melakukan investasi sampai total Rp. 5 juta & berharap modal saya tersebut bisa segera kembali sebagian dalam 2 bulan. Melihat harapan tersebut saya sangat semangat training (pelatihan), mengajak teman dan mencoba menjual atau merekrut, tetapi setelah 4 bulan, saya belum berhasil menjual produk sa...
Kebanyakan orang berpikir bahwa bisnis oriflame adalah bisnis untuk kaum wanita saja.Itulah tantangan awal saya menjalankan bisnis ini.Bahkan pertama kali saya show katalog ke teman-teman wanita saya di kantor, mereka sempat menertawakan saya "Kok cowok jualan kosmetik?”.
Bahkan mereka terkadang menguji saya dengan menanyakan cara pemakaian produk khusus wanita "Intimate dan Boast Bust" yg sekarang a...
Mungkin, banyak diantara anda akan bertanya-tanya... “koq mau yah, saya sebagai seorang cowo, mau menjadi consultant di oriflamme?”. Awalnya sih Saya merasa terjebak teman saya Tanu Suhendrawan untuk ikut bisnis ini. Sebelumnya Saya memang sudah sering ikutan MLM dan tidak pernah berhasil. Awalnya saya malu, ngapain jg bawa katalog yg sebagian besar menurut saya adalah produk kebutu...
Dari latar belakang sales bangunan rasanya sangat jauh jika saya harus menjalani bisnis dengan 80% produk kosmetik wanita. Tapi ternyata Tuhan selalu punya rencana luar biasa. Melalui pacar saya yang juga member oriflame, dia yang awalnya menekuni bisnis ini. Jujur saat itu saya sangat tidak suka dan tidak setuju dia mengeluti bisnis ini karena saya melihat tidak ada jaminan atau jenjang karirnya. Tapi ketika...
Diwaktu saya bergabung di bisnis Oriflame awalnya hanya part time, karena waktu itu saya juga bekerja. Merasakan awal terima bonus yang kecil – saya pernah. Ditolak orang – saya pernah. Diejek oleh teman – iya saya pernah, tapi semua itu menjadikan saya lebih bersemangat dan tetap kuat – sehingga bisa mencapai level Director – dapat bonus, cash award serta mengikuti Director Seminar di Jakarta.
...Rasanya, baru kemarin aku keliling kos-kosan, nyebarin katalog, menerjang hujan dan panas-panasan demi nganterin orderan. Pun ketika cemoohan, pandangan miring dan lecehan ketika seorang cowok menawarkan sebuah produk kosmetik, menimpaku. Semuanya bagai masuk telinga kiri keluar telinga kanan.
Keyakinan dan mimpi itu semakin kuat dan makin menguat ketika satu demi satu mimpi-mimpi itu mulai terwujud membentuk sebuah pond...